Lockdown berhasil di suatu
negara, jika:
1) Orang yang terpapar covid-19
jumlahnya sedikit
2) Penambahan yang positif co-
rona berkurang terus
3) Jumlah orang yang meninggal
sedikit.
Contohnya, sejauh ini nega-
ra Korea Utara dan Singapura,
terbilang berhasil lockdown. De-
ngan tingkat penularan kecil
dan kematian sedikit atau tidak
ada.
Indonesia tak mau mengikuti
jejak dua negara tersebut. Dan le-
bih memilih PSPB, karena ongkos-
nya kecil. Tapi tiap hari bertambah
banyak yang posotif dan mati sia-
sia. Kita tidak boleh bilang itu du-
ngu, tetapi jaga-jaga bila lockdown
gagal. Indonesia tak gagal lock-
down, tapi PSBB yang gagal. PSBB
tidak sama dengan lockdown.
Jangan ajari Indonesia soal lock-
down. Orangnya sudah pintar-pintar.
Indonesia kok mau dilawan?
#menujukewarasanbaru
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
REKRUT TKA, KARENA TKA GA PERLU SHOLAT
TKA Tiongkok akan masuk lagi ke Indonesia, meskipun kemung- kinan akan menyebar virus coro- na lagi. Mereka rajin bekerja, k...
-
Siapa yang tak kenal orang In- donesia? Santuy, bray meskipun orang yang meninggal sudah banyak. Daripada lapar di rumah, lebih ...
-
Masuk sekolah dalam waktu dekat tak mungkin terlaksana. Penularan masih merajalele. Orang-orang masih bandel, ber- keliaran tak...
-
Pandemik COVID-19 belum berakhir, saat ini muncul penyakit lain di Kongo, yaitu Virus baru Ebola. Tidak menutup kemun...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar