Herd immunity dan new normal,
dua istilah yang berlainan. Di satu
sisi, orang diharapkan tubuhnya imun
dan di sisi lain orang diharapkan ber-
kegiatan seperti biasa. Ekonomi akan
berjalan terus, sementara corona ma-
sih mengancam jiwa.
Di situlah inti dari yang katanya
berdamai dengan corona. Dengan di-
bukanya kegiatan ekonomi, dengan
kembali ada inuteraksi antarwarga,
akan menghasilkan penularan yang
masif. Sehingga terjadi kekebalan
tubuh segera terjadi pada lingkup
ruang yang luas dan jumlah yang
besar.
Apakah cara itu berhasil?
Ada 2 kemungkinan. Perhatikan:
1. Warga yang lolos dari masa
kritis tertular atau tak pernah
mengalamir gejala, akan kebal
dari virus secara alami
2. Kemungkinan lainnya, jumlah
warga yang mati makin tinggi
Itulah pilihan yang sulit. Pereko-
nomian mati suri, jika lockdown ber-
kepanjangan. Atau membiarkan warga
mati, karena herd immunity. Hanyalah
Tuhan yang tahu.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
REKRUT TKA, KARENA TKA GA PERLU SHOLAT
TKA Tiongkok akan masuk lagi ke Indonesia, meskipun kemung- kinan akan menyebar virus coro- na lagi. Mereka rajin bekerja, k...
-
Siapa yang tak kenal orang In- donesia? Santuy, bray meskipun orang yang meninggal sudah banyak. Daripada lapar di rumah, lebih ...
-
Masuk sekolah dalam waktu dekat tak mungkin terlaksana. Penularan masih merajalele. Orang-orang masih bandel, ber- keliaran tak...
-
Pandemik COVID-19 belum berakhir, saat ini muncul penyakit lain di Kongo, yaitu Virus baru Ebola. Tidak menutup kemun...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar