10 Juni 2020

MPLS BODOH JIKA DILAKSANAKAN SAAT COVID-19 MASIH MENGANCAM

         Upaya pelaksanaan Masa
Pengenalan Lingkungan Sekolah
dalam suasana pandemik Corona
masih belum mereda adalah tin-
dakan bodoh.

         Covid-19 masih mengancam.
Sesungguhnya MPLS atau yang
dahulu disebut MOS (Masa Orien-
tasi siswa) adalah acara atau kegi-
atan pengenalan berbagai sarana
prasarana yang terdapat di dalam
lingkungan sekolah kepada calon
peserta didik baru.

         Tujuan MPLS untuk mende-
katkan calon siswa kepada alma-
maternya. Untung-rugi kegiatan
MPLS dilaksanakan atau tidak,
terletak pada kalender pendidik-
an. Jika kegiatan ini dihapus, ti-
dak menjadi masalah serius, ka-
rena hanya lebih kepada seremo-
nial belaka.

          Sangat bodoh, lebih daripa-
da sekadar bodoh, jika tetap di-
laksanakakan ketika corona ma-
sih berupa ancaman. Seakan co-
rona hanya penyakit biasa yang
hilang dengan minum obat wa-
rung.

         Kegiatan MPLS perlu dipi-
kir secara rasional. Siswa tidak
akan merana tanpa MPLS.
Siswa akan selamat jika MPLS
tahun pelajaran 2020/2021 ini
dihilangkan. Siswa akan rentan
tertular virus corona. Siapa da-
pat menjamin siswa akan kebal
dari Covid-19?

         Omong kosong dengan pro-
tokol kesehatan yang akan dite-
rapkan. Physical distancing, cu-
ci tangan dan shift sekolah ha-
nya bualan di tengah kasus di
masyarakat masih tinggi. Jangan
korbankan warga sekolah untuk
mati sia-sia. Mereka lebih aman
belajar dan bekerja dari rumah.

        MPLS secara virtual bagai-
mana? Hanya membuang-buang
energi, seperti wisuda virtual.
Sudahilah kegiatan seremonial
yang membelenggu dunia pen-
didikan. Yang perlu dikerjakan
nanti adalah kegiatan belajar
mengajar jarak jauh. Itu pun ja-
ngan lagi membebani guru dan
siswa.


#menujukewarasanbaru

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

REKRUT TKA, KARENA TKA GA PERLU SHOLAT

     TKA Tiongkok akan masuk lagi ke Indonesia, meskipun kemung- kinan akan menyebar virus coro- na lagi.       Mereka rajin bekerja, k...