Melihat pergerakan orang wara-
wiri, gemas dan menggemaskan. Ter-
serah, elu yang mati, bukan gua.
Sudah berulang kali jangan per-
gi-pergi yang tidak penting. Pergi
wisata, pergi dugem, pergi ke puncak,
pergi ke laut, itu tujuan yang tidak
urgen dan berpotensi saling menu-
larkan corona. Terserah elu, badan-
badan elu, nyawa-nyawa elu, yang
mati nanti elu juga. Jangan membuat
repot gua.
Susah memang mengatur
orang yang susah diatur. Semau-
maunya sendiri. Tidak kerja me-
ngeluh, dapat BLT bukan untuk
beli sembako, tetapi membeli
pakaian dan rokok. Disuruh te-
tap di rumah, malah jalan-jalan.
Positif corona uring-uringan.
Di test swab malah menolak.
Terserah elu dah!
Elu yang ingin mati minta
membuka PSBB. Terserah elu!
Mungkin nyawa lu rangkap, ada
serepnya, ada cadangannya dan
punya ilmu kebal. Terserah elu,
keluyuran sana bareng komuni-
tas lu yang banyak gaya.
Terserah!
#menujukewarasanbaru
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
REKRUT TKA, KARENA TKA GA PERLU SHOLAT
TKA Tiongkok akan masuk lagi ke Indonesia, meskipun kemung- kinan akan menyebar virus coro- na lagi. Mereka rajin bekerja, k...
-
Siapa yang tak kenal orang In- donesia? Santuy, bray meskipun orang yang meninggal sudah banyak. Daripada lapar di rumah, lebih ...
-
Penerapan PSBB ga ngefek, sob. Buktinya sejak 02 Maret - 16 Juni 2020 kasus COVID-19 bertambah signifikan menjadi 40.400 kasus (...
-
Masuk sekolah dalam waktu dekat tak mungkin terlaksana. Penularan masih merajalele. Orang-orang masih bandel, ber- keliaran tak...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar