Awalnya takut, jika corona
bertahan lama di bumi. Tapi me-
lihat fenomena berkawan de-
ngannya, maka ketakutan itu
menjadi lupa.
Dunia ini bejubel dengan je-
nis-jenis manusia. Saatnya alam
yang melakukan seleksi, agar:
1) jumlah penghuni bumi tidak
penuh sesak
2) terseleksi bibit, bebet dan bo-
bot galur murni 😁
Yang sudah mati, biarin bae.
Sudah waktunya barangkali?
Sekarang lihat berapa lagi yang
akan mati. Seleksi alam masih
berlangsung. Saat ini di seluruh
dunia baru mendekati 500.000
jiwa yang meninggal akibat ter-
papar covid-19. Masih rendah di-
bandingkan 7,75 miliar jumlah
penghuni bumi.
Yang akan menyusul mati,
mungkin sudah resiko karena
lama di rumah tidak ada makan-
an atau hiburan. Jadi biarkan
adanya seleksi manusia.
#menujukewarasanbaru
11 Juni 2020
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
REKRUT TKA, KARENA TKA GA PERLU SHOLAT
TKA Tiongkok akan masuk lagi ke Indonesia, meskipun kemung- kinan akan menyebar virus coro- na lagi. Mereka rajin bekerja, k...
-
Siapa yang tak kenal orang In- donesia? Santuy, bray meskipun orang yang meninggal sudah banyak. Daripada lapar di rumah, lebih ...
-
Masuk sekolah dalam waktu dekat tak mungkin terlaksana. Penularan masih merajalele. Orang-orang masih bandel, ber- keliaran tak...
-
Pandemik COVID-19 belum berakhir, saat ini muncul penyakit lain di Kongo, yaitu Virus baru Ebola. Tidak menutup kemun...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar